Pemahaman mengenai sejarah kebudayaan Islam baik dari sisi konsep dan komponennya menjadi prasyarat mutlak bagi guru mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Pemahaman yang memadai tentang sejarah tersebut sangat dibutuhkan sebelum seorang guru mengajarkannya kepada siswa di ruang belajar. Guru itu akan mempunyai kapasitas yang besar untuk mengelola mata pelajaran tersebut dan pembelajarannya di kelas dengan baik. Dia bisa mengemas pembelajaran SKI dengan cara yang menarik dan menyajikannya dengan tepat sesuai dengan karakteristik mata pelajaran itu dan kebutuhan serta kondisi siswa. Guru cukup mempersiapkan bahan-bahan yang berupa sejarah kebudayaan Islam dan membiarkan atau lebih tepatnya membimbing siswanya untuk membangun sendiri wawasan dan kesadaran sejarahnya.Pemahaman dan wawasan sejarah dalam perspektif ilsafat kontemporer perlu dikuasai oleh guru Sejarah Kebudayaan Islam, karena pemahaman ini akan mempengaruhi bentuk kesadaran sejarah yang sesuai dengan konteksnya. Kesadaran sejarah (historical awareness) yang tampil pada diri seseorang atau masyarakat adalah cerminan atau releksi dari wawasan sejarah (historical  insight) atau pengetahuan sejarah yang dimilikinya.Setiap kebudayaan menampilkan bentuk kesadaran sejarah dan jiwa zamannya (ziet geits) yang berbeda dengan
        kebudayaan lainnya. Oleh karena itu, wawasan sejarah kontemporer menjadi penting untuk dikuasai oleh guru untuk memahami lebih baik sejarah kebudayaan Islam dari masa lampau. Dengan demikian, akan terjadi proses dialog yang produktif dan dinamis dari nilai-nilai sejarah masa lalu dan masa kini. Dengan wawasan dan kesadaran sejarah yang sesuai dengan zamannya, tugas guru untuk membimbing siswanya memiliki kesadaran sejarah akan jauh lebih mudah. Pelajaran sejarah yang selama ini terkesan membosankan dan merepotkan (tedious ordeal) bisa diubah oleh guru menjadi pelajaran yang menyenangkan dan menghibur (fun and entertaining) kalau wawasan dan kesadaran sejarah dimiliki oleh guru. Belajar sejarah adalah mempelajari masa lalu tapi bukan untuk masa lalu; belajar sejarah adalah untuk masa kini dan masa depan. Oleh karena itu, sama pentingnya dengan belajar ilmu pengetahuan yang lain.

Modul ini terdiri atas dua Kegiatan Belajar (KB). Kegiatan belajar
1 membahas tentang hakikat sejarah kebudayaan Islam. Sedangkan, Kegiatan
Belajar
2 menjelaskan implikasi hakikat sejarah kebudayaan Islam pada pembelajaran.

Setelah membaca modul ini, Anda diharapkan mampu menjabarkan hakikat sejarah kebudayan Islam dengan perspektif ilmu sejarah kontemporer dan implikasinya pada pembelajaran mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam. Adapun tujuan khusus yang diharapkan dari modul ini adalah Anda mampu:
1. Menjelaskan pengertian sejarah.
2. Menjelaskan pengertian sejarah kebudayaan Islam.
3. Menunjukkan masing-masing komponen dari dimensi sejarah.
4. Mengetahui bentuk penulisan sejarah kebudayaan Islam.
5. Menjelaskan fungsi dan manfaat sejarah kebudayaan Islam.
6. Menguraikan implikasi hakikat sejarah kebudayaan Islam terhadap pemilihan bahan ajarnya.
7. Menguraikan implikasi hakikat sejarah kebudayaan Islam terhadap proses pembelajarannya.

Untuk memenuhi harapan di atas, ada beberapa strategi membaca dan
belajar yang perlu Anda lakukan.
 



Your comment will be posted after it is approved.


Leave a Reply.

    Author

    Write something about yourself. No need to be fancy, just an overview.

    Archives

    No Archives

    Categories

    All

    View my profile on LinkedIn

Copyright (c) http://spidol.weebly.com - All rights reserved. Design by Al-Batawie.